Halo! Saya Sharfina. Selamat datang di sudut kecil tempat saya merangkai cerita, isi pikiran, hingga hal-hal seru yang saya temui dan rasakan. Semoga setiap tulisan di sini bisa membuka perspektif baru dan menambah wawasan teman-teman ya! 📚✨ Jangan lupa mampir dan follow Instagram & TikTok aku juga di @Potret_Vakansi ya! Let's be friends!
Unggulan
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Menyusuri Setiap Sudut Pasar Meester Jatinegara
![]() |
| Walking tour ke Pasar Meester Jatinegara (Dok.Jakata Good Guide) |
Belum lama ini aku mengikuti walking tour ke Pasar Meester Jatinegara bersama Jakarta Good Guide. Aku mengambil walking tour di hari Sabtu dan para rombongan diharuskan tiba di dekat patung monumen perjuangan Jatinegara, sebelah halte Transjakarta Matraman Baru pukul 09.00 WIB.
Setelah peserta semua lengkap, para tour guide mulai
membagikan kelompok menjadi 3 bagian. Dan aku masuk tim 1 yang dipandu oleh Mas
Pam Pam.
Sebelum memulai tur, Mas Pam Pam bertanya terlebih dahulu
kepada para peserta tur yang hadir terkait budget yang akan dihabiskan selama
mengunjungi Pasar Meester Jatinegara. Berhubung ini kali pertama aku mengikuti
tur ini dan kaget dengan pertanyaan tersebut, maka aku jawabnya sejumlah 100
ribu, tapi yang let see bakal habis berapa.
Setelah semua peserta menjawab pertanyaan dari Mas Pam Pam,
kami pun langsung diajak berfoto terlebih dahulu di Monumen Perjuangan
Jatinegara. Monumen tersebut dibangun sebagai bentuk gambaran rangkaian
perjuangan rakyat melawan penjajah pada masa revolusi kemerdekaan.
![]() |
| Berfoto di Monumen Perjuangan Jatinegara (Dok.Jakata Good Guide) |
Perjalanan pun berlanjut ke Kantor Pos Jatinegara. Meski bangunan tersebut terlihat usang, namun Kantor Pos Jatinegara merupakan saksi bisu perjalanan Sejarah Jakarta Timur. Bahkan, hingga kini pun kantor pos tersebut masih menerima layanan pengiriman surat hingga paket.
![]() |
| Kantor Pos Jatinegara (Dok.pribadi) |
Nah selanjutnya wisata kuliner deh. Spot pertama yang kita kunjungi ialah Sate Keroncong. Berlokasi di jalan Jl. Matraman Raya No.224 170 meter dari Kantor Pos Jatinegara, warung sate ini menyediakan olahan kambing yang dibuat menjadi sate, gulai, dan juga tongseng.
Dinamakan Sate Keroncong, karena persis di depan warungnya terdapat alunan musik keroncong yang dimainkan oleh pengamen.
![]() |
| Sate Keroncong di Pasar Meester Jatinegara (Dok.pribadi) |
Setelah itu, kita mampir membeli Cakweh Par yang letaknya di gang Tai. Di sini, tidak hanya menjual cakweh namun juga ada roti bantal. Harga per porsi cakweh dan kue bantal Rp 2.500 per biji.
Kemudian tidak jauh dari gang Tai, ada juga penjual combro dan misro terkenal namanya Ibu Aminah. Tapi sayang enggak bisa beli karena pas sampai sana jualannya sudah habis diborong pembeli. Oh iya, untuk harganya sendiri Rp 3.500 per biji ya.
Meski hujan turun cukup deras, kita pun tetap melanjutkan ke Gelora Bakery. Toko yang sudah berdiri sejak 1950-an ini merupakan toko roti legendaris yang ada di Jakarta. Toko ini menjual varian cookies dan juga roti yang harganya mulai dari belasan ribu hingga puluhan ribu rupiah.
Kata Mas Pam Pam selaku tour guide, kalau ke Gelora Bakery coba untuk pesan roti smoke beef, karena menurutnya rasanya yang paling enak dibandingkan dengan varian yang lain.
Beli roti sudah, nah lanjut deh kita mampir ke Siomay Wawa yang merupakan kuliner legendaris juga di Jatinegara. Ketika kita ke sana, siomay ini juga sudah habis, mungkin karena viral juga di TikTok.
Untungnya, Mas Pam Pam sempat pesan terlebih dahulu via WA, alhasil kita pun bisa mencicipinya. Untuk harga Siomay Wawa Rp 20.000 per porsi yang isinya 5 biji.
Karena dari tadi yang didatangi serba makanan, nah setelah itu kami mampir ke Kopi Bis Kota. Ini juga merupakan toko kopi legendaris yang ada di Jatinegara.
![]() |
| Kopi Bis Kota (Dok.pribadi) |
Terakhir, kita pun mampir minum Es Tebak khas Padang di Gang Senggol. Isian dari Es Tebak sendiri meliputi tape, cincau, kolang kaling, cendol, sirup, dan juga es serut. Harganya Rp 12.000 per porsi.
![]() |
| Es Tebak Pasar Meester Jatinegara (Dok.pribadi) |
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Postingan Populer
Tidak Harus Lulusan IT, Ini Tips Jitu Berkarir di Bidang Tech dan Artificial Intelligence dari Nol!
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Perpustakaan Pustaka Pahala, Hidden Library di Tangsel dengan Segudang Koleksi Buku Impor hingga Lokal
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya






Komentar
Posting Komentar