Langsung ke konten utama

Unggulan

Tidak Harus Lulusan IT, Ini Tips Jitu Berkarir di Bidang Tech dan Artificial Intelligence dari Nol!

  Pekerjaan di bidang tech semakin banyak peminatnya, beragam profesi yang berkaitan dengan Artificial Intelligence banyak bermunculan (Photo by Nicole Wolf on Unsplash) Apakah saat ini kamu berkarir di sektor non-IT dan sedang merasakan karirmu berjalan di tempat dengan gaji yang segitu saja, sementara perkembangan Artificial Intelligence (AI) terus menggeser pekerjaanmu? Memang tidak bisa dipungkiri jika perkembangan Artificial Intelligence (AI) memicu kekhawatiran sebagian besar para pekerja non-IT. Namun dengan maraknya fenomena ini, mengapa tidak manfaatkan momentum ini untuk memulai karir saja ke bidang tech ? Terlebih sekarang ini sudah banyak profesi di bidang tech yang bermunculan berbasis Artificial Intelligence (AI), mulai dari Data Analyst, Data Scientist, Cybersecurity Analyst, hingga Artificial Intelligence & Machine Learning Engineer. Meski memulai karir dari yang sebelumnya non-IT ke bidang tech  tidaklah mudah dikarenakan perlu mempelajari skill teknis, na...

One Day Trip Jakarta-Purwakarta, Bisa ke Mana Saja?

 

Liburan ke Purwakarta (Dokumentasi pribadi)

Sudah lama tidak nulis di blog, nah kali ini aku mau berbagi pengalamanku berlibur ke Purwakarta hanya sehari bersama teman-teman.

Sebenarnya, aku sudah dua kali berkunjung ke kota Purwakarta, yaitu pada tahun 2022 dan 2024.

Berhubung aku dan teman-teman merupakan warga Jabodetabek, jadi kita memulai perjalanan dari Stasiun Cikarang sekitar jam 11.00 pagi sebab Kereta Walahar yang akan kita tumpangi akan berangkat jam 11.30, sehingga kita perlu spare waktu panjang supaya tidak buru-buru.

Oh iya, bagi teman-teman yang ingin naik Kereta Walahar pesan tiketnya di KAI Access ya dan harga tiketnya cuman Rp 4.000 untuk sekali jalan.

Kali pertama waktu aku mencoba naik Kereta Walahar, aku cukup kaget karena ternyata tempat duduknya free seating. Jadi, kalau kamu enggak buruan naik kereta, yasudah deh terima nasib aja berdiri di sepanjang perjalanan.

Kondisi Kereta Walahar (Dokumentasi pribadi)

Oh iya, jangan lupa juga bawa kipas angin portable, soalnya AC keretanya kurang dingin.

Perjalanan selama ke Purwakarta yang hampir memakan waktu 1,5 jam tidak terasa membosankan karena masinis KAI pintar bikin pantun ngegombal.

Sekitar jam 13.00 siang, kita pun tiba di Stasiun Purwakarta. Sebelum makan siang, kita  solat zuhur terlebih dahulu.

Selesai solat zuhur, kita pun mampir makan Sate Maranggi Maskar Ajib yang berlokasi di Jl. Mr. Dr. Kusumahatmaja No.3, Cipaisan, Kec. Purwakarta, Kabupaten Purwakarta.

Sate Maranggi Maskar Ajib (Dokumentasi pribadi)

Di Sate Maranggi Maskar Ajib, menu satenya ada banyak, ada sate ayam, sate kambing dan sate sapi. Tidak hanya menjual sate, di sana juga menu sop. Untuk harganya juga affordable banget, enggak sampai Rp 50.000.

Sate Maranggi Purwakarta (Dokumentasi Pribadi)

Setelah kenyang makan sate maranggi, kita pergi makan Es Ciming Purwakarta yang merupakan salah satu kuliner legendaris Purwakarta. Cukup merogoh kocek Rp 15.000, sudah bisa menikmati nikmatnya Es Ciming dengan isian cendol, kacang ijo, kelapa, cincau, sirup dan susu kental manis. Pokoknya segar deh.....

Es Ciming (Dokumentasi pribadi)

Sebelum balik ke Jakarta, kita pun mampir ke Hutan Jati Cafe & Gelato, café dengan konsep suasana alam terbuka yang rindang.

Secara garis besar, hutan jati cafe terbagi menjadi 2 area yakni indoor dan outdoor. Di tengah hutan tersebut terdapat bangunan berbahan kayu dan berdinding kaca dengan arsitektur yang cukup unik.

Menu Hutan Jati Cafe & Gelato Purwakarta (Dokumentasi pribadi)

Ada banyak jenis tempat duduk yang tersedia mulai dari berbahan cor, kayu maupun lesehan dengan rumput sintetis. Buat teman-teman yang suka foto-foto, menurutku Hutan Jati Cafe & Gelato sangat instagramable banget.

Karena kita mengejar kereta jam 18.00 sore, kita pun langsung pesan taksi online buat balik ke Stasiun Purwakarta. Dan itulah perjalanan singkat ke Purwakarta.

Berfoto di Hutan Jati Cafe & Gelato Purwakarta (Dokumentasi pribadi)

Komentar